-->
    BLANTERORBITv102

    MATERI UTBK- STRATIFIKASI SOSIAL

    Minggu, 10 Oktober 2021

     


    A. STRATIFIKASI SOSIAL

    1.       Stratifikasi Sosial

    Stratifikasi sosial adala peggolongan masyaraka ke dalam kelas atau lapisan yang bertingkat secara hierarkis atau vertikal. Menurut Max Webe, stratifikasi sosial adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese, dan prestise. Stratifikasi sosial akan selalu ada, selama dalam masyarakat tersebut memiliki suatu yang lebih dihargai, baik kekayaan, kekuasaan, keturunan, kehormatan, maupun ilmu pengetahuan.

    Stratifikasi sosial terdiri dari 2 unsur, yakni status dan  peran.

    a.       Status

    Menurut Ralph Linton, status adalah sekumpulan hak dan kewajiban. Status seseorang berhubungan dengan kedudukannya dalam  masyarakat. Status mseseorang dalam masyarakat dapat diperoleh melalui berbagai upaya berikut.

    1)      Ascribed status, kedudukan yang diperoleh

    2)      Achieved status, kedudukan yang diperoleh melalu usaha secara sengaja

    3)      Assigned status, kedudukan yang diberikan pada seseorang karena berjasa dalam masyarakat

    b.      Peran (Role)

    Peran sosial merupakan seperangkat harapan kepada seseorang yang menempati suatu status sosial tertentu untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan kedudukannya. Dalam suatu status tidak hanya mempunyai satu peran tetapi terdapat sejumlah peran yang saling berhubungan. Sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat dibedakan menjadi tiga bentuk, antara lain:

    a)      Stratifikasi sosial tertutup (closed social stratification)

    Stratifikasi sosial tertutup adalah penggolongan masyarakat berdasarkan lapisan-lapisan tertentu yang tidak memungkinkan bagi seorang individu untuk melakukan perubahan status sosial secara vertikal. Contoh: pembagian kasta di India



    b)      Stratifikasi sosial terbuka (open social stratification)

    Stratifiaksi sosial terbuka merupakan penggolongan masyarakat berdasarkan lapisan tertentu yang memungkinkan bagi seorang individu untuk mengalam perubahan status sosial ke atas atau ke bawah. Contoh: Anak petani berhasil menjadi seorang dokter



    c)      Stratifikasi sosial campuran

    Stratifikasi sosial campuran merupakan sistem stratifikasi yang membatasi kemungkinan perpindahan strata, tetapi membiarkan perpindahan lapisan pada bidang tertentu.

    Contoh sistem pelapisan masyarakat Bali, yang mana mereka menerapkan sistem pelapisan tertutup melalui kasta, tetapi secara ekonomi masyarakat menerapkan sistem pelapisan terbuka.



    Sistem stratifikasi sosial masyarakat dapat dibedakan menjadi 4 bentuk, yaitu sistem politik, sistem ekonomi, sistem lingkaran kambium, dan sistem feodal. Bentuk-bentuk sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat sebagai beriku:

    a.       Sistem Politik

    Sistem politik membedakan warga masyarakat berdasarkan kekuasaan yang mereka miliki. Menurut Mac Iver, bentuk kekuasaan dapat dibagi dalam tiga tipe pelapisan sosial sebagai berikut:

    1)      Tipe kasta, merupakan sistem pelapisan yang sulit ditembus untuk melakukan perpindahan status dari bawah ke atas ataupun sebaliknya karena dipisahkan oleh garis tegas dan bersifat kaku. Gambar sistem pelapisa kekuasaan berdasarkan tipe kasta sebagai berikut :



    2)      Tipe oligarki, menunjukan pemisahan tegas antarstrata. Perbedaan strata satu dengan kasta lain tampak mecolok. Berikut ini gambar sistem pelapisan tipe oligarki.



    3)      Tipe demokratis, pada tipe ini garis pemisah antar lapisan bersifar fleksibel dan faktor kelahiran tidak memengaruhi sistem pelapisan sosial. Gambar sistem pelapisan sosial dengan tipe demokratis sebagai berikut :



    b.      Sistem Ekonomi

    Sistem stratifikasi bidang ekonomi membedakan kelasnya berdasarkan kepemilikan kekayaan atau penghasilan. Sistem ekonomi membagi pelapisan sosial dalam tiga kelas seperti gambar berikut.



    Keterangan:

    a.       Kelaas atas (Upper Class)

    1.       Kelas atas atas

    2.       Kelas atas menengah

    3.       Kelas atas bawah

    b.       Kelas menengah (Middle Class)

    1.       Kelas menengah atas

    2.       Kelas menengah menengah

    3.       Kelas menengah bawah

    c.       Kelas bawah (Lower Class)

    1.       Kelas bawah atas

    2.       Kelas bawah menengah

    3.       Kelas bawah bawah

    c.       Sistem Lingkaran Kambium

    Sistem lingkaran kambium digunakan sebagai gambaran kekuasaan di lingkungan keraton. Berikut ini gambar lingkaran kambium berdasarkan nilai yang berlaku dalam sistem keraton.



    d.      Sistem Feodal

    Karakteristik sistem feodal didasarkan pada pembedaan status kepemilikan tanah. Sistem pelapisan feodal dapat dijelaskan melalui gambar berikut ini.